Sergai Mengaji – Semangat kita dalam menjalani aktivitas sehari-hari dapat menjadi bahan untuk menilai kembali arah perhatian hati. Melalui video “Ciri Hati Lebih Cinta Akhirat atau Dunia”, kita diajak memperhatikan kesungguhan dalam beribadah dan mengejar urusan dunia. Apakah persiapan menuju akhirat sudah mendapat perhatian yang layak di tengah kesibukan mencari rezeki dan memenuhi berbagai keinginan?
Kajian ini mengingatkan agar semangat mengejar urusan dunia diiringi kesungguhan dalam menjalankan ibadah. Ketika kita mudah menyediakan waktu untuk hiburan, tetapi sering menunda kewajiban, keadaan tersebut patut menjadi bahan muhasabah. Kita dapat mulai memperbaikinya dengan menjaga waktu salat dan menggunakan kesempatan luang untuk amal yang bermanfaat. Sebagai penguat, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Dua nikmat yang banyak manusia tertipu dalam keduanya: kesehatan dan waktu luang.”
HR. al-Bukhari no. 6412.
Salah satu pesan penting dalam video ini adalah menjadikan urusan dunia sebagai sarana untuk mendukung ketaatan. Makan membantu menjaga tenaga, tidur memulihkan kondisi tubuh, dan olahraga merawat kesehatan agar kita mampu menjalankan ibadah serta tanggung jawab. Kendaraan pun dapat digunakan untuk mendatangi masjid atau kegiatan kebaikan. Dengan arah yang jelas, aktivitas sehari-hari dapat mendukung persiapan menuju akhirat.
Di sinilah pentingnya zuhud, yakni menjaga hati agar lebih mengutamakan akhirat dan memilih hal-hal yang bermanfaat bagi kehidupan tersebut. Kajian ini menekankan bahwa zuhud berkaitan dengan keterikatan hati, sehingga kita perlu terus melatih diri dalam mengatur keinginan dan prioritas. Kesadaran bahwa kehidupan dunia akan berlalu juga dikuatkan oleh pesan Rasulullah ﷺ:
“Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau seorang pengembara.”
HR. al-Bukhari no. 6416.
Untuk menerapkannya, mulailah menyusun kegiatan sehari-hari dengan memberi tempat yang jelas bagi ibadah dan kewajiban lainnya. Kurangi kebiasaan yang menghabiskan waktu tanpa manfaat, lalu gunakan sebagian waktu tersebut untuk membaca Al-Qur’an, belajar agama, atau membantu keluarga. Jaga pula pola istirahat dan kesehatan, supaya kesungguhan beramal dapat dipelihara secara konsisten dalam keseharian.
Mari luangkan waktu untuk meninjau kembali hal yang paling banyak menyita perhatian kita, lalu pilih satu kebiasaan yang ingin diperbaiki mulai hari ini.
Saksikan video “Ciri Hati Lebih Cinta Akhirat atau Dunia” di kanal Ngaji Sunnah Sergai untuk menyimak penjelasan selengkapnya. Bagikan juga kajian ini kepada keluarga dan sahabat sebagai pengingat untuk menjadikan akhirat sebagai tujuan dalam menjalani kehidupan.
